Archive for September, 2009
If you believe in the dark, you’ve got believe in the dark
Di balik pintu…
Ada cahaya yang menanti
Ada dedaunan yang menari-nari
Ada mentari yang seakan menyapa
Dan memimpin burung-burung agar kicaunya sadarkan aku dari mimpi
Ada getar yang membawa seribu misteri
Dan ketika aku mencoba meresapinya
Yang kurasakan hanyalah dirimu
Saat mataku baru saja terbuka oleh cahaya
Yang pertama kurasakan adalah rindu
Rasa itu bagai seribu pisau yang menghujam jantungku
Sangat menyakitkan…
Aku ingin menghirup aroma nafasmu
Aku ingin hidup dalam cahaya matamu
Biarkanlah rasa ini membunuhku
Seperti saat kau berusaha membunuh cinta yang pernah kita rajut
Mengapa?
Mengapa harus begini?
Kenapa kebahagiaan itu hanyalah sementara?
Kenapa cahaya itu kini meredup?
Di balik pintu itu…
Ada cahaya yang memudar
Ada dedaunan yang berguguran
Sang mentari ucapkan selamat tinggal
Dan burungpun kembali ke sarangnya
Akankah cinta bersemi dalam kegelapan…
Semoga gelap bisa membunuhnya
Dan memusnahkan segala rasa yang pernah ada
Segala rasa tentangnya
Segala impian saat bersamanya
Hingga yang tersisa hanyalah aku
Dan jiwaku yang kini hidup dalam kegelapan
Yang tak pernah sirna walau dibasuh air mata
Aku tak lagi percaya pada siapapun
Jiwaku hitam…
Seperti warna pakaianku
Hatiku gelap…
Seperti warna eyelinerku
Jika aku percaya pada cahaya, aku juga harus percaya pada kegelapan…


(4 votes, average: 4.00 out of 5)
As you can see, i love writing very much! Dan untuk menampung tulisan-tulisanku tersebut aku mutusin buat bikin blog ini. Di sini kamu bakalan nemu berbagai macam tulisanku seperti cerpen, novel, puisi, dll.